• February 21, 2024

Untuk Jadi Wasit Liga 1 Dimintai Uang?

BolaMilenia.com – Untuk menjadi wasit Liga 1 2023-24, disebut-sebut sejumlah pengadil dimintai uang. Uang pungutan liat alias pungli itu terjadi saat para wasit melakukan tes sebelum kompetisi diputar.

Isu pungli kepada wasit Liga 1 sendiri dibeberkan oleh Save Our Soccer (SOS). Mereka menyebutkan kalau dalam proses seleksi ada sejumlah oknum yang memintakan uang dalam jumlah tertentu sebagai ongkos agar bisa dikatrol untuk lolos. Tes sendiri terdiri dari tiga kategori yakni Tes Fisik (bobot nilai 60), Tes Law of The Games (LOTG) (bobot nilai 20) dan Tes Video (bobot nilai 20).

“Sejumlah wasit mengaku diminta uang Rp 500 ribu bila ingin dibantu bisa dapat bocoran jawaban soal. Atau paket Rp 1 juta buat dibantu lolos tes fisik dan tes LOTG. Ini harus diungkap pelakunya dan diberikan hukuman berat,” kata Koordinator SOS, Akmal Marhali.

Dari hasil tes LOTG, ada lima wasit Liga 1 yang mendapat nilai sempurna 100 (bobot nilai 20). Sementara untuk asisten wasit ada tujuh yang mendapat nilai sempurna. Tes LOTG wasit Liga 2 ada tiga yang nilai sempurna dan dua asisten wasit yang dapat nilai 100.

Untuk Jadi Wasit Liga 1 Dimintai Uang?
Bolanet

“Ada pungli yang dibarter dengan bocoran kunci jawaban dan bantuan lolos seleksi. Bagian pengumpulan uang dilakukan oleh AP, RM, dan FF serta JN, HD, HC lalu diserahkan kepada AD dan FK. Ini fakta, bukan fitnah,” kata Akmal Marhali.

Akmal menyebut kalau PSSI harus bisa bertindak untuk mengusut isu pungli kepda wasit Liga 1. Jangan sampai, gara-gara hal ini PSSI namanya jadi tercoreng.

“Ketua Komite Wasit PSSI harus melakukan evaluasi segera atas buruknya kinerja wasit sekaligus melaporkan kepada Ketua Umum PSSI bahwa kasus pungli dalam seleksi wasit harus dituntaskan secepatnya. Wibawa Ketua Umum PSSI dipertaruhkan bila terjadi pembiaran,” tambahnya.

Pungli kepada Wasit Liga 1 Bisa Dibuktikan

SOS, kata Akmal, sudah mendapatkan sejumlah bukti-bukti pendukung dari kasus ini, bahkan sejumlah wasit Liga 1 siap memberikan kesaksian bila dibentuk Tim Pencari Fakta Independen. Mereka takut di black list bila menyampaikan secara terbuka.

“Ya, takutnya para wasit mengungkap kasus ini secara terbuka sangat bisa dimaklumi. Maklum, selama ini yang mengungkap justeru yang jadi terhukum dan kariernya selesai lantaran begitu kuat cengkaraman mafia di sepakbola Indonesia. “Pak Erick harus segera bertindak karena kalau lambat akan menjatuhkan kredibilitasnya. Hukum seberat-beratnya mereka yang terbukti bersalah dan tak berakhlak serta berikan apresiasi kepada para wasit yang berani mengungkapnya,” Akmal menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *