• March 4, 2024

Newcastle Berpotensi Masuk Grup Neraka Liga Champions! Siap Jor-joran Musim Depan?

Ibarat film Marvel, ‘fase pertama’ dari cerita kebangkitan Newcastle sudah selesai. The Magpies sudah menyelesaikan musim 2022/23 dengan finis di peringkat ke-4 Liga Inggris. Selain itu, Newcastle juga sudah berhasil mencapai final Piala Liga Inggris. Meskipun akhirnya kalah, tapi itu prestasi yang cukup membanggakan.

Terlebih lagi, dengan finis di peringkat ke-4 membuat mereka berhak dapat tiket ke Liga Champions musim depan. Petualangan di kompetisi Eropa pun akan mereka jalani tak lama lagi. Untuk itu, Eddie Howe harus mempersiapkan ‘fase kedua’ ini dengan sematang mungkin.

Apalagi melihat Newcastle yang berpotensi masuk grup neraka Liga Champions musim depan. Dilansir dari sporting news, Newcastle bisa saja masuk ke grup yang cukup sulit nantinya. Dimana mereka harus berjuang lebih keras untuk masuk ke babak selanjutnya.

Potensi Masuk Grup Neraka

Ini disebabkan karena Newcastle tidak berpartisipasi di kompetisi Eropa sepuluh tahun terakhir. Artinya, poin koefisiensi mereka saat ini masih kosong. Ini akan membuat mereka menempati pot 4 dalam undian grup Liga Champion nanti. Pot 4 adalah pot terendah dalam undian grup.

Tim yang mengisi pot 4 dipastikan akan bergabung dengan tim Pot 1. Mereka adalah para juara di enam liga top Eropa. Artinya, sekarang Pot 1 sudah diisi oleh Barcelona, Manchester City, Bayern Munchen, Napoli, PSG, dan lainnya. Pot 1 juga diisi oleh pemenang Europa League.

Sedangkan Pot 2 dan Pot 3 diisi oleh tim-tim yang punya nilai koefisiensi yang lebih tinggi daripada Pot 4. Koefisiensi sebuah klub dihitung berdasarkan sejarah partisipasi mereka dalam lima tahun terakhir di kompetisi Eropa. Ini tidak hanya di Champions League. Europa League dan European Conference League juga dihitung. Saat ini Manchester City adalah tim dengan koefisiensi tertinggi di Eropa. Diikuti Bayern Munchen dan Chelsea.

Karena regulasi UEFA yang tidak boleh mempertemukan dua tim dari satu negara di fase grup, Newcastle beruntung tidak akan menghadapi Manchester City. Begitu juga wakil Inggris lainnya, yaitu Arsenal dan Manchester United.

Tapi itu tidak membuat Newcastle aman. Pot 2 juga diisi oleh tim-tim kuat. Salah satunya Real Madrid dan Atletico Madrid. Inter, Porto, AC Milan, dan Leipzig juga masuk dalam pot ini.

Jadi melihat peta pot-pot itu, bisa diperkirakan bagaimana kuatnya grup yang akan dimasuki Newcastle. The Magpies bisa tergabung dalam grup yang berisi Bayern Munchen, Real Madrid, dan AC Milan. Atau bisa juga Barcelona, Borussia Dortmund, dan Inter Milan. Itu mungkin jadi kemungkinan terburuk Newcastle.

Rencana Transfer Newcastle: Bek dan Gelandang

Untuk menghadapi itu dan membawa Newcastle naik level, perlu adanya investasi cerdas dalam membeli pemain baru. Pemain-pemain yang dibeli haruslah jadi kekuatan yang signifikan nantinya.

Bek fenomenal Napoli dan timnas Korea Selatan, Kim Min-jae disebut-sebut jadi incaran utama. Pemain berusia 26 tahun itu adalah prospek paling diminati di Eropa saat ini. Beruntung bagi Newcastle, Kim dikabarkan lebih minat untuk pindah ke Liga Inggris. Untuk mendapatkan tanda tangannya, Newcastle harus siap menggelontorkan dana 40 juta pounds.

Bek sayap Arsenal, Kieran Tierney juga dirumorkan akan masuk musim depan. Ia dikabarkan ingin pindah karena kalah bersaing dengan Zinchenko di skuad utama meriam London.

Selain lini pertahanan. Eddie Howe juga ingin memperkuat lini tengah. Peningkatan kreativitas di lapangan diperlukan untuk mendukung permainan. Bintang West Ham, Declan Rice pun jadi incaran. Ia akan jadi aset berharga di posisi gelandang bertahan.

Sementara untuk gelandang serang, Eddie Howe sudah menetapkan pandangannya ke James Maddison. Bintang Leicester City itu terlalu bagus untuk main di divisi dua. Maddison akan menawarkan dimensi baru di lini tengah Newcastle.

Skuad Eddie Howe juga kekurangan pemain di posisi nomor 8 musim ini. Posisi playmaker itu biasanya diisi oleh Bruno Guimaraes atau Joelinton. Padahal itu bukan posisi natural keduanya.

Rencana Transfer Newcastle: Penyerang

Lini serang juga harus jadi perhatian utama. Musim ini Newcastle tidak terlalu subur dalam mencetak gol. Di liga, mereka mengoleksi 68 gol. Itu lebih sedikit daripada Liverpool, Brighton, dan Tottenham. Padahal catatan expected goals Newcastle termasuk tinggi.

Nico Williams yang bermain untuk Athletic Bilbao dipandang jadi pilihan yang tepat. Newcastle juga dikabarkan sudah mengawasi pemain berusia 20 tahun itu sejak bulan Januari kemarin.

Joao Pedro dari Watford juga bisa jadi alternatif lain. Pemain berusia 21 tahun itu bisa jadi aset masa depan Newcastle. Ia juga kabarnya sudah dipinang the magpies sejak musim panas lalu.

Tapi sebenarnya saat ini pun Newcastle sudah punya striker yang mumpuni. Sebut saja Alexander Isak yang konstan jadi ancaman pemain bertahan lawan. Ia selalu jadi andalan ujung tombak Newcastle. Selain itu juga ada Callum Wilson dan Allan Saint-Maximin. Mereka hanya perlu dipoles agar semakin tajam di musim depan.

Eddie Howe Ingin Hati-Hati

Eddie Howe menjelaskan bagaimana ia ingin menjalankan rencana transfernya. Baginya, penting untuk mendatangkan pemain yang tepat. Meskipun ia tidak memungkiri, publik mengharapkan ada superstar yang bermain di Newcastle setelah diambil konglomerat timur tengah.

“Semenjak pengambilalihan klub, semua orang berasumsi nama besar akan langsung datang kesini. Saya tidak merekrut pemain dengan cara seperti itu. Kami harus membawa pemain yang tepat. Jendela transfer adalah proses yang kompleks. Kita tidak bisa menunjuk begitu saja seorang pemain untuk dibeli” Ungkapnya dikutip dari 90min.

Itu adalah sikap yang bijak dari seorang pelatih. Memang sudah seharusnya sebuah klub seenak jidat beli pemain mahal. Itu akan mempengaruhi kondisi di ruang ganti yang berpengaruh besar pada permainan. Juga harus berhati-hati dengan peraturan FFP.

Idealnya, Newcastle membutuhkan tiga jendela transfer untuk membangun tim yang ideal. Target yang harus dicapai saat ini adalah bagaimana mereka bisa terus bersaing di papan atas. Newcastle harus bisa selalu mendapatkan jatah di kompetisi Eropa. Itu akan membantu mereka mendapatkan sumber pendapatan yang sehat.

Saat semuanya sudah matang, disaat itulah Newcastle bisa membeli para pemain top eropa. Bukan tidak mungkin the magpies akan jadi klub besar Inggris selanjutnya. Bisa dilihat 10 tahun mendatang, Newcastle akan jadi tim penantang tim besar seperti Manchester City, Arsenal, dan Liverpool. Tapi itu masih jadi perjalanan yang panjang untuk mereka.

Sumber referensi: 90min, Bible, Athletic, GMS, Sporting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *