• February 21, 2024

Apa Kabar 6 Pemain yang Pernah Bergelar “The Next Ronaldo”

Entah mengapa, pemain yang dijuluki the next Ronaldo tidak sebanyak the next Messi. Mungkin karena Messi datang dari bakat, sedangkan Ronaldo datang dari kerja keras. Jadi anggapannya adalah, cukup dengan kerja keras maka seorang pemain bisa sehebat Ronaldo. Meskipun kenyataannya tidak seperti itu.

Ya.. lagipula Ronaldo adalah pemain sepak bola dengan pencapaian tersukses dalam sejarah. Jadi sudah pasti siapapun yang muncul di daftar ini tidak ada yang bahkan bisa menyamai kesuksesan bintang Al Nassr itu. Tapi menarik untuk dibahas, bagaimana nasib 6 pemain yang pernah bergelar the next Ronaldo.

Luis Nani

Datang dari tanah air yang sama, Luis Nani langsung dapat julukan the next Ronaldo begitu ia dibeli Manchester United di tahun 2007. Apalagi setelah Nani juga datang dari klub masa remaja Ronaldo, Sporting Lisbon.

Sir Alex memang membeli Nani untuk rencana jangka panjang pengganti Ronaldo. Ia sudah tahu kalau Ronaldo tidak akan bertahan selamanya di United. Memang, dari para pemain di daftar ini, tidak ada yang lebih dekat dengan Ronaldo dibanding Nani. Mereka sama-sama berasal dari klub yang sama, posisi yang sama, dan gaya bermain yang mirip.

Meskipun begitu, Nani merasa membandingkan dirinya dengan Ronaldo adalah hal yang absurd. Ia mengungkapkan kalau dirinya punya gaya sendiri. “Saya sering sekali mendengar perbandingan itu. Memang dibandingkan dengan pemain sehebat dirinya adalah hal bagus. Tapi saya punya gaya saya sendiri” Ungkapnya dikutip dari express.uk.

Meskipun tidak bisa mencapai level Ronaldo di United, Nani tetap jadi pemain yang penting untuk MU. Selama delapan tahun ia di Old Trafford, Nani sudah mencetak 40 gol serta menjuarai 4 Premier League dan Champions League.

Ia hengkang dari MU di tahun 2014 untuk pindah ke klub lamanya, Sporting Lisbon sebagai pemain pinjaman. Kemudian berpindah-pindah klub Eropa seperti Fenerbahce, Valencia, dan Lazio sebelum menempuh karir MLS bersama Orlando City di tahun 2019. Di tahun 2022 ia sempat bermain untuk FC Venezia sebelum pindah ke Melbourne.

Gabriel Obertan

Ketika Ronaldo hengkang dari Old Trafford di tahun 2009, headline yang berseliweran di media adalah “siapa yang akan menggantikan peran Ronaldo?”. Dengan uang 80 juta pounds hasil penjualan sang mega bintang ke Madrid, Sir Alex tentu punya banyak pilihan.

Ia pun membeli Antonio Valencia, Michael Owen, dan Gabriel Obertan. Nama terakhir di datangkan dari klub Prancis, Bordeaux dengan harga 3 juta pounds saja. Obertan memang bukan nama yang fenomenal saat itu. Mengingat usianya baru 20 tahun.

Tapi Fergie yakin karena melihat potensial yang ia miliki dan rekomendasi dari mantan pemainnya, Laurent Blanc. Tapi ekspektasi tidak seindah kenyataan di lapangan. Obertan tidak bisa memenuhi standar dengan hanya bermain 28 kali dan mencetak satu gol.

United membuangnya ke Newcastle di tahun 2011. Karirnya juga tidak terlalu membaik di situ. Sampai akhirnya di tahun 2016 ia bergabung dengan Anzhi Makhachkala. Ia sempat kembali ke Inggris bersama Wigan, sebelum pindah ke Levski Sofia di Bulgaria kemudian Charlotte di Amerika.

Bebe

Setelah gagal dengan pembelian Obertan, Fergie masih tidak mau kapok mencari pemain muda pengganti Ronaldo. Kali ini ia langsung mendatangkan pemain itu dari Portugal. Adalah Bebe yang dibeli di tahun 2010 dari Vitoria de Guimaraes.

Sebagai pemain muda dari Portugal, tentu ia langsung dibandingkan dengan CR7 sejak awal kedatangannya. Apalagi posisinya sama dengan Ronaldo. Tapi kita tahu jelas kualitasnya tidak pernah sebanding dengan Ronaldo. Selama karirnya di MU, penyerang itu hanya bermain 7 kali dan mencetak 2 gol.

Uniknya, Bebe tidak dibenci oleh para suporter karena flop. Justru karena saking jeleknya, ia malah punya status cult hero di Old Trafford. Sebagian besar karirnya bersama setan merah ia habiskan sebagai pemain pinjaman ke berbagai klub. Sampai di tahun 2014, Bebe pindah ke Benfica. Setelah itu, ia berkelana di Spanyol bersama Eibar, Rayo Vallecano, dan Real Zaragoza.

Wilfried Zaha

Ketika Sir Alex Ferguson pensiun setelah lebih dari 20 tahun jadi bos Manchester United, ia memberikan hadiah terakhir. Hadiah itu adalah Wilfried Zaha, yang merupakan pembelian terakhir Fergie tepat sebelum pensiun. Tapi sayangnya hadiah itu tidak terlalu berguna di Old Trafford.

Tapi bukan salah Fergie karena telah membeli Zaha. Ia adalah sayap muda berbakat di Crystal Palace. Berlari melewati bek lawan adalah rutinitasnya tiap gameweek. Dengan gayanya itu, ia pun langsung disamakan dengan Cristiano Ronaldo.

Dan bukan salah Zaha juga kalau ia tidak tampil maksimal di Old Trafford. Zaha tidak diberikan banyak kesempatan oleh David Moyes. Ia bahkan sempat menderita depresi karenanya. Sampai akhirnya Van Gaal membuangnya di tahun 2015 ke klub lamanya. Begitu ia kembali lagi ke klub lamanya, Zaha langsung kembali jadi pemain yang mematikan.

Kalau saja Zaha datang lebih cepat dan mendapat polesan langsung dari Fergie. Mungkin ia benar-benar bisa jadi the next Ronaldo di MU. Sayangnya takdir dan waktu tidak berpihak padanya. Tapi ia cukup senang bisa jadi pemain penting di Crystal Palace. Bahkan sempat ada rumor kalau dirinya berminat gabung ke Al Nassr, menyusul Ronaldo.

Goncalo Guedes

Setelah empat pemain sebelumnya merupakan the next Ronaldo di MU, Goncalo Guedes sudah dapat julukan the next Ronaldo sejak bermain di Benfica. Ia dapat banyak perhatian sejak tahun 2015, ketika usianya masih 18 tahun tapi sudah jadi bagian penting Benfica.

Arsenal sempat mengincarnya di tahun 2015. Berharap punya cerita yang sama seperti MU merekrut remaja dari Sporting Lisbon di tahun 2003. Tapi embel-embel the next Ronaldo membuat Guedes dipatok dengan harga sangat mahal.

Hanya PSG yang mau membayar 30 juta euro demi memboyongnya di tahun 2017. Tapi belum genap semusim di Paris, ia sudah dipinjamkan ke Valencia. Di tahun 2018 ia pun dipermanenkan oleh Valencia. Meskipun menandatangani kontrak enam tahun, di tahun 2022 ia dijual ke Wolverhampton. Kemudian kembali dipinjamkan ke Benfica.

Joao Felix

Satu lagi the next Ronaldo dari Portugal, Joao Felix. Dari segi hype mungkin Felix jadi yang teratas dalam daftar ini. Ia sudah menunjukan kemampuan yang menjanjikan di musim debutnya bersama Benfica. Sampai di tahun 2018, Atletico Madrid membelinya dengan harga fantastis 127 juta euro.

Tapi transfer itu tidak jadi dongeng yang diharapkan Diego Simeone dan para fans Atletico. Ia memang jadi pemain reguler di Atletico. Hanya saja mengingat harganya yang selangit rasanya tidak sepadan. Ia pun dipinjamkan ke Chelsea yang sedang mengalami krisis di pertengahan musim 2022/23.

Sumber referensi: GMS, Express, Sportskeeda, MEN, Joe, Standar, B/R, Sun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *