• February 21, 2024

Anawi Kantongi Garnacho Sampai Frustasi! Momen-momen Indonesia vs Argentina

Absennya Lionel Messi dan Angel Di Maria terbukti menurunkan kualitas timnas Argentina saat melawan Indonesia. Terutama Messi, tanpa adanya sang kapten dan kreator utama itu lini serang Argentina tampil kurang galak dan jadi kurang efektif. Albiceleste punya banyak peluang yang berakhir sia-sia.

Meskipun begitu, Argentina tetaplah Argentina. Level mereka jauh berbeda dari Indonesia. Albiceleste tetap bisa menuntaskan laga dengan skor meyakinkan 2-0. Namun, bukan berarti Indonesia main buruk.

Tim Garuda sempat berikan beberapa perlawanan. Asnawi Mangkualam juga jadi sorotan. Aksinya mengantongi Garnacho dan memimpin pertahanan Indonesia layak dapat apresiasi. Selain itu, juga banyak momen-momen menarik dalam FIFA Matchday tersebut.

Antusiasme Suporter Indonesia

Salah satu momen di pertandingan ini adalah antusiasme suporter Indonesia. Sekitar 56 ribu pecinta sepak bola hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Itu adalah rekor penonton terbanyak timnas Argentina di laga tandang setelah mereka jadi juara Piala Dunia 2022.

Jumlah penonton yang banyak ini juga tak bisa dipungkiri karena banyaknya suporter yang mengharapkan bisa menonton Messi secara langsung. Terbukti sorakan nama Messi yang menggema di GBK sejak pertandingan belum berlangsung. Nama Messi juga kembali menggema di menit-menit awal pertandingan.

Meskipun begitu, banyak juga suporter Indonesia yang tetap setia mendukung tim kebanggan tanah air. Terutama kelompok suporter La Grande, yang merupakan kelompok suporter loyal timnas Indonesia. Mereka juga hadir memenuhi tribun sisi utara.

Mereka membuat koreografi yang membentuk bendera merah putih. Ditambah lagi dengan spanduk besar bertuliskan “Maju Tak Gentar” yang terlihat jelas dari dalam lapangan. Itu jadi tambahan motivasi untuk punggawa garuda.

Selain La Grande yang menampilkan koreo itu, para suporter lainnya juga tak mau kalah berikan dukungan. Seisi stadion sempat menyanyikan lagu “Tanah Air Beta”. Lagu itu bergema di Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum pertandingan berlangsung.

Antusiasme suporter Indonesia ini dapat pujian dari bos Argentina, Lionel Scaloni. Ia mengaku terkesan dengan antusias yang Indonesia tunjukan di laga ini. Menurutnya itu adalah hal yang luar biasa.

“Ya, saya senang masyarakat Indonesia senang dengan kehadiran timnas Argentina. Saya juga senang Indonesia semangat untuk bertanding lawan Argentina sebagai pemenang Piala Dunia. Saya juga terkesan dengan masyarakat yang menyaksikan kami langsung di stadion” Ucap Scaloni.

Indonesia Bisa Berikan Perlawanan

Antusiasme suporter Indonesia untungnya bisa diimbangi dengan penampilan cemerlang timnas garuda. Di laga ini Indonesia menunjukan tren permainan yang positif. Bertahan dengan baik dan bisa cari celah untuk melakukan serangan.

Kiper Indonesia, Ernando Ari disitu mampu menampilkan performa yang bagus. Terlepas dari kebobolan dua gol, kiper Persebaya Surabaya itu bisa beberapa kali menghalau peluang-peluang timnas Argentina. Terutama di menit-menit awal pertandingan.

Sayangnya Ernando tak mampu menghalau terjadinya gol pertama. Ia sebenarnya sudah bisa menjangkau bola tendangan Leonardo Paredes. Tapi tembakan Paredes terlalu kuat untuk bisa ditepis Ernando. Gol sundulan dari Cristian Romero juga tak mampu dihalau oleh Ernando. Namun, terlepas dari dua gol itu, Ernando pantas dapat pujian atas penampilannya.

Trio bek tengah Indonesia juga tak bisa diremehkan. Mereka adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Elkan Bagott. Terlepas dari blunder yang ia lakukan, Jordi Amat mampu mengkoordinasi pertahanan Indonesia dengan baik. Dengan begitu pertahanan Indonesia bisa tetap rapat dan sulit ditembus.

Rizky Ridho dan Elkan Baggott juga pantas dapat pujian. Rizky Ridho mampu mencakup pertahanan sisi kiri Indonesia. Ia bisa dengan tenang membawa dan mengamankan bola. Ketika Jodi Amat melakukan blunder di menit ke-28, ia dan Elkan Baggot dengan sigap memblok bola menjauh dari gawang.

Sementara Elkan Baggott tidak hanya berkontribusi dalam pertahanan. Ia juga sempat memberikan ancaman dan peluang. Khususnya saat bola mati dan saat Pratama Arhan lakukan jurus lemparan kedalam. Postur tubuhnya yang tinggi membuat sundulannya bisa nyaris membobol gawang Emiliano Martinez.

Asnawi Buat Garnacho Frustasi

Tapi pemain terbaik Indonesia di laga ini mungkin pantas disematkan kepada Asnawi Mangkualam. Berkat penampilannya, para pemain Argentina jadi kesulitan menembus sisi kanan pertahanan Indonesia.

Momen yang paling memukau tentu saja saat ia berduel dengan Alejandro Garnacho. Garnacho tidak tampil sebagai starter. Ia baru bermain di menit ke-60 menggantikan Nicolas Gonzalez. Dengan pergantian ini, Scaloni tentu bermaksud untuk menambah daya gedor serangan timnya. Ia memasukan pemain tipe menyerang dengan stamina yang masih penuh.

Tapi rencana Scaloni gagal. Bocah 18 tahun yang digadang-gadang sebagai the next Messi itu mampu dikantongi dengan Asnawi. Ia bahkan sempat melakukan tekel bersih ke Garnacho, yang memaksa Garnacho membalasnya dengan tekel kasar. Selama 30 menit waktu normal pertandingan tersisa, Asnawi benar-benar bikin Garnacho frustasi.

Duel inipun mendapatkan sorotan dari Manchester United, klub Garnacho saat ini. Manchester United mengunggah postingan dengan foto Garnacho dengan caption menyebut nama Asnawi. Warganet pun berkelakar kalau mantan pemain Madura United ini pantas untuk main di Manchester United.

Pujian Shin Tae-yong

Terlepas dari kekalahan 2-0, penampilan Indonesia pantas dapat pujian. Elkan Baggot mengaku puas dengan penampilan Indonesia malam itu. Apalagi Elkan mengaku kalau timnas tidak memiliki waktu persiapan yang cukup sebelumnya.

“Ini pertandingan yang sulit. Namun di paruh kedua kami bermain cukup baik. Ini memang hasil yang mengecewakan tapi kami tahu bahwa kami sudah berada di jalur yang baik. Saya rasa kami menunjukan performa yang bagus di pertandingan lawan juara Dunia ini. Apalagi mayoritas dari kami sebelumnya menjalani libur selama enam minggu.”

Hal itu juga disetujui oleh Coach STY. Ia sudah bangga dengan penampilan anak asuhnya. Baginya para pemain sudah bekerja keras dan menampilkan mentalitas yang tak kalah bagus. Itu adalah hal yang terpenting dari pertandingan ini.

“Memang permainan Argentina sangat bagus. Tapi dari segi mentalitas, pemain Indonesia tidak gentar dan tak kalah jauh. Dengan pengalaman-pengalaman ini saya harap jadi motivasi pemain untuk berkembang. Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain karena sudah bekerja keras”

Pujian juga datang dari pihak lawan. Lionel Scaloni mengaku terkejut dengan apa yang bisa Indonesia tunjukkan di laga ini. Pelatih Argentina itu mengaku kalau Indonesia cukup merepotkan bagi timnya. Ia juga memuji keseluruhan tim yang bermain di laga ini.

“Kami tahu pertandingan ini akan berjalan sulit. Yang terpenting adalah kami telah bermain dengan serius. Ketika anda bermain sebagai sebuah tim maka semua akan berjalan dengan baik. Untuk itu saya ingin memuji keseluruhan tim”

Scaloni melanjutkan dengan memberikan pesan untuk Indonesia. Ia berpesan untuk Indonesia bisa meneruskan performa seperti ini di masa depan.

“Saya hanya bisa bilang teruskan, teruskan, dan teruskan lagi performa baik dari Indonesia” Ucap Scaloni.

Sumber referensi: 5star, Detik, Jpnn, CNN, One, BolaSport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *